Helmy86's Review Films Blog

4 Mei 2009

Cinta Abadi Dibawa Mati

Filed under: Uncategorized — Helmi Budi Satrya @ 6:08 pm

Sepasang kekasih, Katherine Spencer (Eva Longoria) dan Dr. Henry Mills (Paul Rudd), yang telah lama menjalin hubungan asmara bermaksud segera menikah agar mereka berdua bisa berdua selamanya sampai maut memisahkan mereka. Malangnya, maut memang datang tepat di hari pernikahan mereka.

Karena sebuah kecelakaan, Katherine tertimpa patung es yang seharusnya menjadi hiasan di hari pernikahannya. Jiwa Katherine tak bisa diselamatkan dan kecelakaan fatal ini membuat Henry patah hati dan sulit menerima kejadian itu. Setahun berlalu, Chloe Mills (Lindsay Sloane), adik Henry, menyarankan agar Henry menemui seorang cenayang agar bisa berhubungan dengan arwah Katherine.

Chloe yakin bahwa, di alam sana, Katherine pasti menginginkan Henry bahagia bersama wanita lain. Henry yang awalnya keberatan, akhirnya setuju dengan maksud untuk menyenangkan adiknya. Namun saat bertemu Ashley Clark (Lake Bell), si cenayang, Henry dan Ashley justru malah saling jatuh cinta.

Sepertinya masalah telah terselesaikan dan Henry dapat kembali melanjutkan hidupnya yang selama ini ‘tertunda’ semenjak meninggalnya Katherine. Memang, semuanya berjalan lancar, sampai hantu Katherine merasa cemburu dan selalu meneror Ashley dengan maksud memisahkan wanita dengan kekuatan supranatural ini dari Henry, cintanya sehidup semati.

Mengusung tema klasik memang cukup aman karena tak membuat kening penonton jadi berkerut lantaran ide yang kadang kontroversial. Tapi di sisi lain, mengusung tema lama juga punya tingkat kesulitan tersendiri karena kalau tak disajikan dengan hati-hati maka alur malah jadi terjebak pada sesuatu yang klise. Sepertinya itulah masalah utama yang dihadapi oleh Jeff Lowel yang menjadi sutradara dari film OVER HER DEAD BODY ini.

Ide cerita film ini bukanlah ide fresh. Banyak film yang sudah mengusung tema serupa termasuk GHOST yang dibintangi Demi Moore di tahun 90-an. Seandainya ide itu disajikan dengan ‘bumbu’ yang pas, bisa jadi masih cukup menarik untuk ditonton. Tapi di sini, sang sutradara malah terjebak pada alur yang gampang ditebak dan humor ‘kasar’ yang sudah terasa basi. Jadinya, film yang seharusnya jadi sebuah komedi romantis ini malah terasa membosankan.

Akting para pemainnya pun tak cukup kuat untuk menghidupkan para tokoh dalam kisah ini. Chemisty antara Eva Longoria Parker, Lake Bell dan Paul Rudd juga tak cukup kuat untuk membuat film ini jadi believable.

Sumber : KapanLagi.com

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: