Helmy86's Review Films Blog

4 Mei 2009

Liburan Natal Yang Tak Akan Terlupakan

Filed under: Uncategorized — Helmi Budi Satrya @ 6:59 pm

Brad (Vince Vaughn) dan Kate (Reese Witherspoon) punya tradisi yang mereka lakukan setiap liburan Natal. Sepasang kekasih ini akan memanfaatkan waktu ini untuk berlibur jauh dari keluarga mereka. Dan mereka punya alasan kuat untuk melakukan itu.

Kedua orang tua Brad telah bercerai, begitu juga dengan orang tua Kate. Hubungan kedua keluarga ini pun jauh dari kata harmonis. Dan kondisi inilah yang membuat Brad dan Kate memutuskan lebih baik ‘berada sejauh mungkin’ dari keluarga ‘kacau’ ini. Karena itu mereka selalu merencanakan liburan jauh-jauh hari agar punya alasan untuk menghindar dari keluarga mereka masing-masing.

Sayangnya tahun ini, Brad dan Kate tidak terlalu beruntung. Kondisi cuaca yang tak memungkinkan menyebabkan jadwal penerbangan mereka berdua terpaksa dibatalkan. Dan yang lebih buruk lagi, secara tak sengaja wajah mereka berdua tertangkap kamera reporter yang saat itu sedang memberitakan keadaan di bandara. Dalam waktu singkat keberadaan mereka sudah diketahui seluruh keluarga mereka.

Terlanjur ‘tertangkap basah’, mau tak mau sepasang kekasih ini harus menghabiskan masa liburan Natal mengunjungi empat rumah yang dihuni oleh orang-orang ‘dekat’ mereka. Namun ini bukanlah akhir dari malapetaka yang harus mereka hadapi.

Tak ada yang salah dengan ide menggabungkan antara komedi dan drama dalam satu film selama para aktor dan aktris pendukungnya benar-benar mampu tampil meyakinkan pada kedua sisi. Itulah yang menjadi masalah dari film berjudul FOUR CHRISTMASES ini. Tak ada pemeran yang benar-benar mampu berperan dengan baik pada kedua sisi dan itu tak bisa disalahkan juga karena sulit untuk membagi ‘tenaga’ di dua sisi yang jauh berbeda ini.

Dari sisi cerita, ide yang disodorkan Seth Gordon sebagai sutradara cukup menarik meski itu hanya akan berlaku di negara barat di mana pernikahan tak lagi menjadi sebuah ide yang menarik. Brad dan Kate, sebagai sepasang kekasih yang menolak ide pernikahan, dibawa melewati proses menyakitkan hingga mereka sampai pada satu kesimpulan akhir tentang ke mana mereka akan membawa hidup mereka.

Soal casting, film ini mengusung banyak nama besar di Hollywood yang tak bisa diremehkan kualitas aktingnya. Tapi sayangnya itu tak membuat ide cerita yang tertuang dalam naskah menjadi sebuah adegan yang benar-benar hidup. Bisa jadi ide yang diusung ini memang terlalu berat untuk dituangkan menjadi bentuk visual yang hidup. Seandainya Seth Gordon tak memaksakan diri membuat film ini menjadi film drama sekaligus komedi, bisa jadi film ini akan tampil lebih solid.

Sumbaer : KapanLagi.com

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: